Berita

Dynamic Cinema Festival 2025: Wadah Ekspresi Sineas Muda Se-Internasional

Program Studi D4 Produksi Film dan Televisi (PFTV) Universitas Dinamika Surabaya (Undika) kembali menggelar Dynamic Cinema Festival (DCF) 2025, sebuah ajang festival film tahunan yang menjadi ruang apresiasi, kompetisi, dan pembelajaran bagi sineas muda dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan festival ini diselenggarakan di Institut Français Indonesia (IFI) dan dihadiri oleh peserta serta pegiat film dari berbagai latar belakang.

Dynamic Cinema Festival telah memasuki tahun ketiganya sejak pertama kali dicetuskan, dan puncak acara digelar pada Jumat (05/12/25).

213 Film Berkompetisi di DCF 2025

Dekan Fakultas Desain dan Industri Kreatif (FDIK) Universitas Dinamika, Bahruddin, menjelaskan bahwa gagasan awal DCF berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang nyata bagi karya film mahasiswa dan sineas muda.

“DCF bukan sekedar lomba film belaka, namun sebagai wadah untuk mempertemukan para pecinta film khususnya di Indonesia,” tuturnya.

Sambutan Dekan Fakultas Desain dan Industri Kreatif Universitas Dinamika
Sambutan Dekan Fakultas Desain dan Industri Kreatif Universitas Dinamika

Pada penyelenggaraan tahun pertama, DCF berhasil menjaring 119 peserta dari berbagai daerah, mulai dari kota-kota besar di Pulau Jawa hingga wilayah luar pulau seperti Aceh, Sulawesi, dan kawasan Indonesia Timur. Antusiasme tersebut terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Pada tahun kedua, jumlah peserta naik menjadi sekitar 159 film, bahkan melibatkan partisipan internasional dari India.

Artikel Lainnya :  Workshop Asesor Program RPL Universitas Dinamika Hadirkan Perwakilan dari Kemendikbudristek

Tahun 2025 menjadi tonggak penting dengan capaian 213 film yang mendaftar dan berkompetisi. Jumlah ini melampaui target panitia dan menunjukkan meningkatnya kepercayaan sineas muda terhadap DCF sebagai festival film yang kredibel. Peserta didominasi oleh pelajar SMA, mahasiswa, serta komunitas film dari berbagai daerah di Indonesia, yang secara simbolik merepresentasikan semangat “dari Sabang sampai Merauke”.

Dalam proses penjurian, panitia menghadirkan dewan juri berpengalaman yang juga terlibat dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI). Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas penilaian dan memastikan film-film terbaik benar-benar terkurasi secara profesional.

Pembukaan Acara Dynamic Cinema Festival
Pembukaan Acara DCF 2025

Roadshow DCF hingga Kelas Bersama Hanung Bramantyo

Tidak hanya berfokus pada kompetisi, Dynamic Cinema Festival juga dirancang sebagai rangkaian kegiatan edukatif. Beberapa program pendukung yang rutin diselenggarakan antara lain coaching clinic di sekolah-sekolah menengah atas di wilayah Jawa Timur, seperti Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, dan Gresik. Program ini bertujuan menumbuhkan minat dan pemahaman perfilman sejak usia dini.

Selain itu, terdapat program Dynamic Class, yakni kelas kuliah tamu atau public lecture yang menghadirkan sineas ternama. Pada tahun-tahun sebelumnya, DCF menghadirkan tokoh-tokoh nasional seperti Garin Nugroho, Ivan Ismail, dan Reza Rahadian. Pada Dynamic Class ketiga menghadirkan Hanung Bramantyo secara daring, serta sineas lokal Ramadhan Firman, seorang Director of Photography (DOP) sekaligus pelaku industri kreatif di Surabaya.

Artikel Lainnya :  APDOVI Wilayah 4 Gandeng Universitas Dinamika untuk Pererat Tali Silaturahmi melalui Acara Halal Bihalal

Screening Film DCF 2025 1
Screening Film DCF 2025

Festival Director Dynamic Cinema Festival, Ilham Satria Cahyo Hibatullah, menjelaskan bahwa DCF 2025 mengusung tema Unbonded Canvas. Tema ini dimaknai sebagai kanvas kosong yang memberi kebebasan penuh bagi sineas untuk mengeksplorasi ide, genre, dan sudut pandang tanpa batasan tema tertentu.

“Semua sineas bisa masuk dari tema dan genre apa pun. Kanvasnya masih kosong, bebas diisi dengan kreativitas para sineas,” jelas Ilham.

Rangkaian acara DCF 2025 berlangsung sejak Agustus hingga Desember, meliputi Dynamic Class, roadshow ke sekolah-sekolah, hingga puncak acara berupa screening film dan awarding night pada 5 Desember 2025. Roadshow telah dilaksanakan di beberapa sekolah, seperti MAN Bilingual Krian Sidoarjo, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, dan SMKN 8 Surabaya.

Artikel Lainnya :  Dosen Universitas Dinamika Lolos Sebagai Pelatih Ahli Dalam Program Pendampingan 2.500 Sekolah Penggerak

Pemenang DCF 2025

Setelah melalui proses kurasi oleh dewan juri, terdapat tiga film yang berhasil meraih penghargaan di DCF. Diantaranya adalah:

  • Best Cinematography: Father, Son, and Cam Roll Action! – Harf Media
  • Best Screenplay: A Cat Can Look at a King – Anak Pemerintah
  • Best Film: Taruh Nyawa – Jeefilms

Masuk Kalender Festival Film di Indonesia

Ke depan, baik pihak fakultas maupun panitia berharap Dynamic Cinema Festival dapat terus berkembang. Bahruddin menargetkan peningkatan jumlah peserta hingga 300 bahkan 400 film pada tahun-tahun mendatang, serta memperluas jangkauan internasional. Sementara itu, Ilham berharap konsep festival dapat semakin tertata dan pelaksanaannya berjalan lebih baik, serta semakin dikenal oleh sineas di tingkat nasional.

Dengan konsistensi dan semangat kolaborasi, Dynamic Cinema Festival diharapkan mampu menjadi salah satu agenda penting dalam kalender festival film di Indonesia sekaligus menjadi kebanggaan Universitas Dinamika dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif perfilman nasional.

Cek keseruan screening dan awarding night Dynamic Cinema Festival 2025 di sini!

Artikel Terbaru

Asisten AI Dinamika Online
×
🤖 Halo! Saya asisten AI Universitas Dinamika. Ada yang bisa saya bantu?