Museum ini dikenal dengan nama Museum Teknoform. Museum ini biasanya dijadikan sarana pendidikan diluar sekolah sekaligus tempat wisata belajar IT. Museum Teknoform merupakan satu-satunya museum IT di Indonesia yang diresmikan tahun 2017 lalu oleh walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Sebagai kampus IT, Universitas Dinamika memberikan wadah generasi muda mengenai cikal bakal teknologi pada masa sekarang.




Begitu masuk, pengunjung akan melihat dua bagian penataan koleksi di atas dan bawah. Bagian bawah, pengunjung akan disuguhi perkembangan teknologi informasi dari masa ke masa. Mulai era pre mekanikal (300 SM -145), era mekanik (1840-1950), era elektro mekanikal (1840-1940), hingga era elektronik (1940-sekarang). Sedangkan bagian atas diurutkan berdasarkan jenis komputer dari tahun ke tahun, dari input dan output, media penyimpanan hingga jaringan komputernya.




Koleksi tertua di museum yaitu mesin kalkulator mekanik, Additor yang dibuat tahun 1920. Sedangkan teknologi paling baru yaitu kacamata Virtual Reality (VR) dan Virtual Laser Keyboard. Semua barang yang berada di museum didapatkan dari koleksi pribadi pendiri, dan berburu pasar loak dan berbagai sumbangan donatur karena museum Teknoform sangat terbuka jika ada yang bersedia menyumbangkan barangnya.

Sebagai destinasi wisata di Surabaya, dalam setahun museum Teknoform mendapat kunjungan lebih dari 1300 pengunjung. Mulai daro SD, SMP, SMA dan bahkan dari perguruan tinggi di luar Jawa yang berantusias untuk datang. Museum Teknoform dibuka setiap Senin-Jumat pada jam kerja. Untuk masuk ke museum ini tidak dipungut biaya alias gratis.