Memasuki ruang kedua di Pameran Museum Satu Ruang di Gedung Serbaguna Universitas Dinamika, pengunjung akan menjelajahi Museum Teknoform. Museum ini merupakan objek wisata pendidikan teknologi informasi dari masa ke masa.


Museum yang berdiri sejak Januari 2017 lalu memamerkan beberapa koleksinya dalam kegiatan Satu ruang ini meliputi :


1.       Petroglyphs


Sebuah gambar atau tulisan yang dibuat dengan menghilangkan bagian permukaan batu dengan cara menggores, mencungkil, mengukir, atau menggarut. Kegiatan tersebut sebagai bentuk seni batu cadas untuk menyampaikan informasi.


2.       Buku tulis


Sabak


Sebuah buku tulis kuno yang terbuat dari lempengan batu karbon yang dicetak berbentuk persegi empat dan ditulis menggunakan grip (mirip pensil).


Daun Lontar


Daun lontar atau daun siwalan ini bisa berfungsi sebagai buku tulis. Agar dapat digunakan, daun tersebut harus dikeringkan. Selain buku tulis, daun lontar  juga bisa digunakan sebagai bahan kerajinan.


3.       Berbagai jenis pena


Pena Bulu Angsa merupakan alat tulis dari bulu angsa (terutama bulu sayapnya). Pena tersebut biasa digunakan untuk menulis dengan tinta pada tahun 1800-an.


Pena Kuas China atau dikenal Mao Bi merupakan pena kuas yang digunakan untuk penulisan kaligrafi China. Tintanya terbuat dari jelaga yang dicairkan dengan menambahkan air pada gerusannya.


Pena Handam merupakan sejenis pena yang terbuat dari rumput buluh atau sejenis gelagah yang biasa digunakan dalam seni kaligrafi.


Fountain pen merupakan pena celup yang mempunyai simpanan tinta cair internal. Pena ini menarik tinta dari reservoir melalui saluran ke ujung pena. Tinta akan turun ke atas kertas melalui kombinasi antara gaya gravitasi dan kapiler.


4.       Mesin Ketik


Mesin ini layaknya komputer atau laptop yang saat ini dimiliki oleh banyak masyarakat.


PR Undika : Lathifiyah